OPTIMALISASI PENGGUNAAN SIRIP PADA PELAT ABSORBER KOLEKTOR SURYA
Oleh: Amrizal, S.T., M.T.
Keywords: Penggunaan Sirip, Plat Absorber, Kolektor Surya
Subject: TRANSMISI PANAS
http://digilib.unila.ac.id/go.php?id=laptunilapp-gdl-res-2007-amrizalstm-661
Kolektor surya merupakan salah satu jenis alat penukar panas yang berfungsimenyerap intensitas radiasi matahari dan merubahnya menjadi panas. Panas yang dihasilkan digunakan untuk meningkatkan temperatur udara yang mengalir pada saluran udara kolektor surya. Unjuk kerja kolektor surya ditingkatkan dengan menggunakan aliran paksa dan pelat datar bersirip longitudinal dengan rasio W/Lf =6 dan W/Lf =4 serta W/Lf =3. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efisiensi, penurunan tekanan dan optimalisasi pada kolektor surya pelat datar tanpa sirip dan bersirip longitudinal dengan rasio W/Lf =6 dan W/Lf =4 serta W/Lf =3.
Pelat datar bersirip longitudinal memiliki panjang pelat 180 cm, lebar pelat 60 cm, jarak antara pelat atas dan pelat bawah 2 cm, tinggi sirip 1 cm, tebal sirip 1 mm dan celah antara sirip dan pelat penyerap bawah 1 cm serta jumlah sirip berdasarkan rasio W/Lf Pengambilan data-data pengujian terdiri dari intensitas radiasi matahari aktual,temperatur udara masuk, dan temperatur udara keluar serta temperatur pelat penyerap.
Hasil optimalisasi sirip menunjukkan bahwa pelat datar bersirip longitudinal rasio W/Lf=6 dengan luas total permukaan pelat penyerap sebesar 1,42 m2 dan dengan jumlah sirip 9 menghasilkan efisiensi rata-rata harian 24% dan penurunan tekanan rata-rata sebesar 3,15 N/m2

Mr WordPress Berkata:
on Mei 30, 2009 at 8:01 am
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.